Makalah KTSP 2014
Posted by
Kurikulum
Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)
Makalah Ini Disusun
Untuk
Memenuhi Tugas Mata Kuliah Dasar-Dasar
Kurikulum
Pengampu : Subekti, S.Pd.M. Pd.

Disusun Oleh :
1. Ratih .K (A310130126/3E)
2. Mr. Adam Awae (A310130192/3E)
3. Farida Asmarani (A310130194/3E)
4. Doni Kurniawan M. (A310130196/3E)
5. Adi Khoiri (A310130197/3E)
PENDIDIKAN
BAHASA DAN
SASTRA INDONESIA
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2014
KATA
PENGANTAR
Segala puji
bagi Allah Swt, yang senantiasa melimpahkan Rohman dan Rohim-Nya kepada penulis
hingga dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu yang direncanakan.
Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada junjungan alam Nabi Muhammad
SAW, kepada keluarganya, para sahabatnya, serta para pengikutnya hingga akhir
zaman.
Makalah ini berjudul “KURIKULUM TINGKAT SATUAN
PENDIDIKAN (KTSP)”. Makalah ini disusun
untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Dasar-Dasar
Kurikulum
Sejak awal
sampai selesainya malakah ini, tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak. Penulis
menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu
tegur sapa dari para pembaca yang sifatnya kritik membangun akan penulis terima
demi perbaikan makalah selanjutnya. Penulis berharap mudah-mudahan makalah ini
dapat bermanfaat bagi semua orang khususnya bagi para pendidik.
Surakarta, 02 Desember 2014
Penulis,
DAFTAR ISI
|
ii
iii
1
1
1
2
3
2
4
6
7
7
8
10
12
12
12
13
|
HALAMAN
JUDUL…………………………………………………............
KATA
PENGANTAR………………………………………………….........
DAFTAR
ISI ……………………………………………………………......
BAB
I PENDAHULUAN...............................................................................
A. Latar Belakang...……………………..................….......................
B. Rumusan Masalah………………………………………...............
C. Tujuan Penulisan…………………………………………..............
BAB
II
PEMBAHASAN.................................................................................
1. Pengertian dari KTSP....................................................................
2.
Komponen-komponen KTSP.........................................................
3.
Prinsip-Prinsip
Pengembangan KTSP............................................
4.
Ciri-ciri
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)...............
5.
Kelebihan
dan kekurangan KTSP bagi pendidikan.......................
6.
Tujuan dari
KTSP...........................................................................
7. Perbedaan
KTSP dengan Kurikulum 2013....................................
BAB
III PENUTUP..........................................................................................
A. Simpulan…....………………………………………......................
B. Saran……………….……………………………..........................
DAFTAR
PUSTAKA………………....…………………............................
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Dalam proses
pendidikan, kurikulum merupakan alat untuk mencapai tujuan pendidikan. Tanpa
kurikulum yang sesuai dan tepat akan sulit untuk mencapai tujuan dan sasaran
pendidikan yang diinginkan. Sebagai alat yang penting untuk mencapai tujuan,
kurikulum hendaknya adaptif terhadap perubahan zaman dan kemajuan ilmu
pengetahuan serta canggihnya teknologi.
Pengembangan
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang beragam mengacu pada standar
nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan
nasional.Standar nasional pendidikan terdiri atas standar isi, proses,
kompetensi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan,
pembiayaan dan penilaian pendidikan. Dua dari kedelapan standar nasional
pendidikan tersebut, yaitu Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan
(SKL) merupakan acuan utama bagi satuan pendidikan dalam mengembangkan
kurikulum.
B. Rumusan
Masalah
1. Apa pengertian dari KTSP?
2. Apa komponen-komponen KTSP?
3. Apa Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
(KTSP)?
4. Apa ciri-ciri Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)?
5. Apa Kelebihan dan kekurangan Kurikulum Tingakat Satuan Pendidikan (KTSP)
bagi pendidikan?
6. Apa tujuan dari KTSP?
7. Apa
perbedaan kurikulum KTSP dengan kurikuum 2013?
A. Tujuan
Makalah
1. Untuk mengetahui pengertian dari KTSP
2. Untuk mengetahui komponen-komponen KTSP
3. Dapat
Mengetahuai prinsip-prinsip pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan
(KTSP)
4. Dapat
mengetahui ciri-ciri Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)
5. Dapat
mengetahui kelebihan dan kekurangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)
6. Untuk mengetahui tujuan dari KTSP
7. Dapat mengetahui perbedaan kurikulum
KTSP dengan kurikuum 2013
BAB
II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian KTSP
KTSP merupakan singkatan dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, yang
dikembangkan sesuai dengan satuan pendidikan, potensi dan karakteristik
sekolah/ daerah, sosial budaya masyarakat setempat, dan karakteristik peserta
didik. Sekolah dan komite sekolah mengembangkan kurikulum tingkat satuan
pendidikan dan silabus berdasarkan kerangka dasar kurukulum dan standar
kompetensi lulusan, di bawah supervisi dinas kabupaten/kota yang bertugas di
bidang pendidikan.
KTSP merupakan upaya untuk menyempurnakan kuriklum agar lebih familiar
dengan guru, karena mereka banyak dilibatkan diharapkan memiliki tanggungjawab
yang memadai. Penyempurnaan kurikulum yang berkelanjutan merupakan keharusan
agar sistam pendidikan nasional selalu relevan dan kompetitif.
KTSP
mempunyai beberapa landasan, landasan tersebut adalah :
a. UU No.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
b. PP No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan
c. Permendiknas No. 22/2006 tentang Standar Isi
d. Permendiknas No. 23/2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan
e. Permendiknas No. 24/2006 tentang pelaksanaan Permendiknas No. 22 dan
23/2006
B. Komponen-komponen
KTSP
Komponen-komponen
KTSP adalah :
1.
Tujuan
pendidikan tingkat satuan pendidikan
Tujuan pendidikan tingkat satuan
pendidikan adalah tahapan atau langkah untuk mewujudkan visi sekolah dalam
jangka waktu tertentu. Tujuan tingkat satuan pendidikan merupakan rumusan
mengenai apa yang diinginkan pada kurun waktu tertentu.
·
Tujuan Mengacu kepada tujuan umum
pendidikan berikut:
- Tujuan pendidikan dasar adalah meletakan dasar kecerdasan, pengetahuan,kepribadian,ahlak mulia,serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.
- Tujuan pendidikan menengah adalah meningkatkan kecerdasan, pengetahuan, kepribadian, ahlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut.
- Tujuan pendidikan menengah kejuruan adalah meningkatkan kecerdasan,pengetahuan, kepribadian, ahlak mulia, serta keterampilan untuk hidup mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut sesuai dengan kejuruannya.
2. Struktur dan
muatan kurikulum (berisi mata pelajaran, muatan lokal, pengembangan diri,
pengaturan beban belajaran, kriteria ketuntasan belajar, ketentuan mengenai
kenaikan kelas dan kelulusan, pendidikan kecakapan hidup, pendidikan berbasis
lokal dan global)
o Struktur KTSP
pada jenjang pendidikan dasar dan menengah tertuang dalam Standar Isi, yg
dikembangkan dari kelompok mata pelajaran sbb.
1.
Agama dan ahlak mulia
2.
Kewarganegaraan dan kepribadian
3.
Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
4.
Estetika
5.
Jasmani, olahraga dan kesehatan
o
Muatan KTSP meliputi sejumlah mata pelajaran yg keluasan dan
kedalamannya merupakan beban belajar bagi peserta didik pada satuan pendidikan.
Di samping itu materi muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri termasuk ke
dalam isi kurikulum.
·
Mata pelajaran
·
Muatan lokal
·
Kegiatan Pengembangan diri
·
Pengaturan beban belajar
·
Kenaikan Kelas, Penjurusan, dan kelulusan
·
Pendidikan kecakapan Hidup
·
Pendidikan
berbasis Keunggulan Lokal dan Global
3. Kalender
pendidikan
Satuan pendidikan dpt menyusun kalender
pendidikan sesuai dng kebutuhan daerah, karakteristik sekolah, kebutuhan
peserta didik dan masyarakat, dengan memperhatikan kalender pendidikan
sebagaimana tercantum dalam Standar Isi.
4. Lampiran-lampiran
(yaitu program tahunan, program semester, silabus, RPP, SK dan KD mulok,
program pengembangan diri, dan perangkat lainnya, misalnya pemetaan KD atau
indikator).
·
KTSP dapat disusun dengan kerangka
berikut :
o Bab I
Pendahuluan (yang berisi rasional, landasan, dan tujuan)
o Bab II. Tujuan
Pendidikan Tingkat Satuan Pendidikan (yang berisi visi, misi, dan tujuan)
o Bab III.
Struktur dan Muatan Kurikulum
o Bab IV.
Kalender Pendidikan
o Bab V. Penutup
o Lampiran-lampiran
(yaitu program tahunan, program semester, silabus, RPP, SK dan KD mulok,
program pengembangan diri, dan perangkat lainnya, misalnya pemetaan KD atau
indikator).
C.
Prinsip-Prinsip Pengembangan
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dikembangkan sesuai dengan
relevansinya oleh setiap kelompok atau satuan pendidikan di bawah koordinasi
dan supervisi dinas pendidikan atau kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota
untuk pendidikan dasar dan provinsi untuk pendidikan menengah. Pengembangan
KTSP mengacu pada SI dan SKL dan berpedoman pada panduan penyusunan kurikulum
yang disusun oleh BSNP, serta memperhatikan pertimbangan komite
sekolah/madrasah. Penyusunan KTSP untuk pendidikan khusus dikoordinasi dan
disupervisi oleh dinas pendidikan provinsi, dan berpedoman pada SI dan SKL
serta panduan penyusunan kurikulum yang disusun oleh BSNP .
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dikembangkan berdasarkan
prinsip-prinsip sebagai berikut:
a.
Berpusat pada potensi, perkembangan,
kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya.
b.
Beragam dan
terpadu.
c.
Tanggap terhadap perkembangan ilmu
pengetahuan, teknologi dan seni.
d.
Relevan dengan kebutuhan kehidupan.
e.
Menyeluruh dan berkesinambungan.
f.
Belajar sepanjang hayat.
g.
Seimbang antara kepentingan nasional
dan kepentingan daerah.
D.
Ciri-ciri Kurikulum Tingkat Satuan
Pendidikan (KTSP)
Kurikulum
Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang pada dasarnya merupakan aplikasi
Kurikulum Berbasis Kompetensi (Kurikulum 2004) di Tingkat Satuan Pendidikan,
sebagai suatu konsep dan sekaligus sebagai sebuah program, Siskandar (2003)
memiliki ciri-ciri:
a.
Menekankan pada ketercapaian siswa baik secara
individual maupun klasikal;
b.
Berorientasi pada hasil dan keberagaman;
c.
Penyampaian dalam pembelajaran menggunakan
pendekatan dan metode yang bervariasi;
d.
Sumber belajar bukan hanya guru tetapi sumber
belajar lainnya yang memenuhi unsur edukatif;
e.
Penilaian menekankan pada proses dan hasil belajar
dalam upaya penguasaan suatu kompetensi.
E.
Kelebihan Dan Kekurangan Kurikulum
Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)
a.
Kelebihan
1)
Mendorong terwujudnya otonomi
sekolah dalam penyelenggaraan pendidikan.
2)
Mendorong para guru, kepala sekolah,
dan pihak manajemen sekolah untuk semakin meningkatkan kreativitasnya dalam
penyelenggaraan program-program pendidikan.
3)
KTSP memungkinkan bagi setiap
sekolah untuk menitikberatkan dan mengembangkan mata pelajaran tertentu yang
aspektabel bagi kebutuhan siswa.
4)
KTSP akan mengurangi beban belajar
siswa yang sangat padat dan memberatkan kurang lebih 20%.
5)
KTSP memberikan peluang yang lebih
luas kepada sekolah-sekolah plus untuk mengembangkan kurikulum sesuai dengan
kebutuhan.
b.
Kekurangan
1)
Kurangnya SDM yang diharapkan mampu
menjabarkan KTSP pada kebanyakan satuan pendidikan yang ada
2)
Kurangnya ketersediaan sarana dan
prasarana pendikung sebagai kelengkapan dari pelaksanaan KTSP
3)
Masih banyak guru yang belum
memahami KTSP secara Komprehensif baik konsepnya, penyusunanya maupun
prakteknya di lapangan
4)
Penerapan KTSP yang merokomendasikan
pengurangan jam pelajaran akan berdampak berkurangnya pendapatan guru.
F.
Tujuan KTSP
Secara umum tujuan diterapkannya
KTSP adalah untuk mendirikan dan memberdayakan satuan pendidikan melalui
pemberikan kewenangan (otonomi) kepada lembaga pendidikan dan mendorong sekolah
tnuk melakukan pengambilan keputusan
secara partisipatif dalam pengembangan kurikulum.
1.
Secara khusus tujuan diterapkanya
KTSP adalah untuk:
a) Meningkatkan
mutu pendidikan melalui kemandirian dan inisiatif sekolah dalam mengembangkan
kurikulum, mengelola dan memberdayakan sumber daya yang tersedia.
b) Meningkatkan
kepedulian warga sekolah dan masyarakat dalam pengembangan kurikulum melalui
pengambilan keputusan bersama.
c) Menignkatkan
kompetensi yang sehat antar satuan pendidikan tentang kualitas pendidikan yang
akan dicapai.
2.
Memahami tujuan di atas, KTSP dapat
dipandang sebagai suatu pola pendekatan baru dalam pengembangan kurikulum dalam
konteks otonomi daerah yang sedang digulirkan dewasa ini. Oleh karena itu, KTSP
perlu dterapkan oleh setiap satuan pendidikan, terutama berkaitan dengan tujuan
hal sebagai berikut:
a)
Sekolah lebih mengetahui kekuatan,
kelamahan, peluang, dan ancaman bagi dirinya sehingga dia dapat mengoptimalkan
pemanfaatan sumber daya yang tersedia untuk memajukan lembaganya
b)
Sekolah lebih mengetahui kebutuhan
lembaganya, khususnya input pendidikan yang akan dikembangkan dan didayagunakan
dalam proses pendidikan sesuai dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan
peserta didik.
c)
Pengambilan keputusan yang dilakukan
oleh sekolah lebih cocok untuk memenuhi kebutuhan sekolah karena pihak
sekolahlah yang paling tahu apa yagn terbaik bagi sekolahnya.
d)
Keterlibatan semua warga sekolah dan
masyarakat dalam pengembangan kurikulum menciptakan transparasi dan demokrasi
yang sehat, serta lebih efisien dan efektif bilamana dikontrol oleh masyarakat
setempat.
e)
Sekolah dapat bertanggungjawab
tentang mutu pendidikan masing-masing kepada pemerintah, orang tua peserta
didik, dan masyarakat pada umumnya, sehingga dia akan berupaya semaksimal
mungkin untuk melaksanakan dan mencapai sasaran KTSP.
f)
Sekolah dapat melakukan persaingan
yagn sehat dengan sekolah lain untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui upaya
inovatif dengan dukungan orang tua peserta didik, masyarakat dan pemerintah
daerah setempat.
g)
Sekolah dapat secara cepat merespon
aspirasi masyarakat dan lingkungan yang berubah dengan cepat, serta mengakomodasinya dalam
KTSP.
G.
Perbedaan Struktur Kurikulum 2013 dan KTSP
Muatan kurikulum meliputi sejumlah mata pelajaran yang
ditempuh dalam satu jenjang pendidikan. Dalam Kurikulum sekarang (KTSP), materi
muatan lokal dan kegiatan pengembangan diri merupakan bagian dari muatan
kurikulum. Misal, untuk kurikulum SMP dan MTs, terdiri dari 10 mata pelajaran,
muatan lokal, dan pengembangan diri yang harus diberikan kepada peserta didik.
Pada Kurikulum 2013 nanti, ada perubahan mendasar
dibanding kurikulum sekarang, yaitu antara lain :
Inilah perbedaan esensial antara
KTSP dan kurikulum 2013.
|
No
|
KTSP
|
Kurikulum
2013
|
|
1
|
Mata pelajaran tertentu mendukung
kompetensi tertentu
|
Tiap mata pelajaran mendukung
semua kompetensi (Sikap, Keteampilan, Pengetahuan)
|
|
2
|
Mata pelajaran dirancang berdiri
sendiri dan memiliki kompetensi dasar sendiri
|
Mata pelajaran dirancang terkait
satu dengan yang lain dan memiliki kompetensi dasar yang diikat oleh
kompetensi inti tiap kelas
|
|
3
|
Bahasa Indonesia sejajar dengan
mapel lain
|
Bahasa Indonesia sebagai penghela
mapel lain (sikap dan keterampilan berbahasa)
|
|
4
|
Tiap mata pelajaran diajarkan
dengan pendekatan berbeda
|
Semua mata pelajaran diajarkan
dengan pendekatan yang sama (saintifik) melalui mengamati, menanya, mencoba,
menalar…
|
|
5
|
Tiap jenis konten pembelajaran
diajarkan terpisah
|
Bermacam jenis konten pembelajaran
diajarkan terkait dan terpadu satu sama lainKonten ilmu pengetahuan
diintegrasikan dan dijadikan penggerak konten pembelajaran lainnya
|
|
6
|
Tematik untuk kelas I-III (belum
integratif)
|
Tematik integratif untuk kelas
I-III
|
|
7
|
TIK mata pelajaran sendiri
|
TIK merupakan sarana pembelajaran,
dipergunakan sebagai media pembelajaran mata pelajaran lain
|
|
8
|
Bahasa Indonesia sebagai
pengetahuan
|
Bahasa Indonesia sebagai alat
komunikasi dan carrier of knowledge
|
|
9
|
Untuk SMA ada penjurusan sejak
kelas XI
|
Tidak ada penjurusan SMA. Ada mata
pelajaran wajib, peminatan, antar minat, dan pendalaman minat
|
|
10
|
SMA dan SMK tanpa kesamaan
kompetensi
|
SMA dan SMK memiliki mata
pelajaran wajib yang sama terkait dasar-dasar pengetahuan, keterampilan dan
sikap.
|
|
11
|
Penjurusan di SMK sangat detil
|
Penjurusan di SMK tidak terlalu
detil sampai bidang studi, didalamnya terdapat pengelompokkan peminatan dan
pendalaman
|
BAB
III
PENUTUP
A.Simpulan
KTSP merupakan kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh
masing-masing satuan pendidikan dengan memperhatikan dan berdasarkan standar
kompetensi dan kompetansi dasar yang dikembangkan oleh Badan Standar Nasional
Pendidikan (BSNP). Pengembangan KTSP
diserahkan kepada para pelaksana pendidikan (guru, kepala sekolah, komite
sekolah, dan dewan sekolah) untuk mengembangkan berbagai kompetensi pendidikan (pengetahuan,
keterampilan dan sikap) pada setiap satuan pendidikan di sekolah dan daerah
masing-masing.
B. Saran
Semoga dengan makalah ini pembaca khususnya pendidik atau calon pendidik
bisa memahami secara dalam dan luas tentang kurikulum KTSP ini agar ketika
pelaksanaan di sekolah pembelajaran bisa berjalan dengan lancar tanpa ada
hambatan karena kurangnya pengetahuan masalah KTSP.
DAFTAR
PUSTAKA
Tutik.
2011. “Kurikulum”, (file:///E:/New%20folder/makalah%20kurikulum%20 KTSP%20_%20Tutik%20Agrisia.htm, diakses Rabu 03 Desember 2014 jam 10.30).
Rizky.
2012. “Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikaan”, (http://rizkyrestafauzis.
blogspot.com/2012/11/makalah-kurikulum-tingkat-satuan.html, diakses Rabu 03 Desember 2014 jam
10.30).
Haryati,
Mimin. 2013. Model dan Teknik Penilaian
pada KTSP. Jakarta: Ciputat Mega Mall.


0 comments:
Post a Comment